Minggu, 19 November 2017

Perjuangan Seorang Kakak untuk Adiknya



Perjuangan Seorang Kakak untuk Adiknya

 Aku punya kakak namanya Muhammad Malik Ilyas nama panggilannya Alex. Ya mungkin nama panggilannya terdengar aneh karena tidak terlalu sesuai dengan nama aslinya. Walaupun terkesan aneh tapi dia sosok seorang kakak yang baik dan penuh tanggung jawab. 
Awalnya aku sangat membenci kakak ku bahkan, pernah sempat tidak mengakui dia sebagai kakak ku. Ya mungkin aku terlihat jahat sebagai adik. Aku membenci dia karena beberapa alasan, yang paling utama dia sering mengusik dan mengganggu kehidupan aku. Apapun yang aku lakukan selalu diperhatikan bahkan selalu salah dimata kakak ku.
Dia itu melebihi kedudukan kedua orang tua ku, karena dia paling sering mengatur dan melarang aku sesuka dia. Apalagi di masa anak SMP dia benar-benar keras menjaga aku. Disaat dia mau kuliah keluar kota aku merasa senang karena aku merasa hidup ku akan bebas tanpa kehadiran dia di rumah ku. Bahkan aku sempat bilang sama dia “Semoga cepat-cepat pergi dan jangan kembali”. Tapi disaat itu kakakku cuma diam dan gak pernah ngasih respon.
Disaat dia udah pergi ke Yogyakarta untuk kuliah. Disaat itu aku merasa sedih. Entah kenapa aku sering menangis kalau melihat fotonya di rumah. Aku merasa semakin hari suasana di rumah semakin sepi. Karena aku sering nangis dan gak kuat aku coba tanya kabar kakakku. Disaat itu katanya dia lagi sakit di sana.
Dia bilang sama aku “ aku jauh disini bukan berarti aku bebas dari orang tua. Aku di sini bahkan merasa gak enak, buktinya di saat aku sakit gak ada orang tua yang mengelus dan menjaga ku disaat aku sakit. Aku sadar pada akhirnya aku akan belajar mandiri hidup dikota orang tanpa ada sosok orang tua disamping ku. Dan aku selalu merasa sedih karena aku gak bisa didekat mereka untuk menjaga dan melindungi mereka. Harapan ku untuk saat ini adalah kamu dik, kamu yang sekarang masih berada didekat orang tua,adik sama keluarga. jadi, kamulah yang harus menjaga mereka. Aku yang jauh disini cuma bisa berdo’a untuk mereka semua. Selama ini kakak minta maaf kalau kamu merasa hidupnya gak tenang, merasa kakak selalu mengatur kamu. Tapi, kamu harus tau dik, kakak berbuat kayak gitu karena kakak sayang sama adik-adik, kakak gak mau adik-adik kakak akhirnya tidak baik. Dan kenapa kakak selalu melarang kamu dekat sama cowo karena kakak gak mau dimassa remaja kamu udah merasakan sakit hati, bahkan kalau bisa adik-adik kakak tidak pernah merasakan sakit hati. Kakak pengin adik-adik kakak tumbuh besar menjadi perempuan yang baik dan selalu merasakan kebahagiaan. Karena kalian pantas mendapatkan kebahagiaan itu”.
Disaat itu aku udah masuk SMA dan disaat itu pula aku beranjak dewasa. Sedikit demi sedikit aku mulai sadar maksud dan tujuan kakak ku selama ini. Aku sering menyalahkan diriku sendiri bahkan aku sangat membenci diriku sendiri. Disaat kejadian itu aku dan kakak ku semakin akrab dan terbuka.
3 tahun kemudian aku masuk kuliah. Dari awal aku masuk kuliah kakak ku yang mengurus semuanya karena aku kuliah disatu kota sama kakakku yaitu Yogyakarta.
Awal aku kejogja aku sering sedih karena aku merasakan apa yang dirasakan kakak ku pertama kali ke jogja. Ternayata jauh dari orang tua bukanlah hal yang enak. Tapi semakin hari aku semakin kuat karena aku merasa kakak ku selalu ada buat aku. Karena kehadirannya disini aku merasa tidak sendiri. Dia adalah sosok kakak yang menggantikan posisi orang tua ku disini.
Sekarang cara dia menjaga aku bukan kaya dulu lagi. Sekarang dia banyak diam dalam menjaga ku. Tapi, diam nya itu mengandung makna. Dia tidak pernah menegur atau mengatur aku sesuka dia lagi. Karena dia percaya aku bisa menjaga yang baik nya untuk aku dan yang buruknya ku tinggalkan untukku.
Sampai saat ini, cita-citanya untuk membahagiakan adiknya selalu dia lakukan. Dia selalu membantu dan selalu ada buat adiknya. Dia sosok seorang kakak yang keras dan penuh perjuangan. Satu impian yang saat ini dia usahakan adalah menjadi orang yang sukses agar bisa membiayai adik-adiknya dan bisa mengurangi beban orang tua karena prinsip dia orang tua tidak perlu di kasih beban, orang tua perlu dikasih kebanggaan dan dikasih kebahagiaan.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar