Perjuangan Seorang Kakak untuk
Adiknya
Aku
punya kakak namanya Muhammad Malik Ilyas nama panggilannya Alex. Ya mungkin
nama panggilannya terdengar aneh karena tidak terlalu sesuai dengan nama
aslinya. Walaupun terkesan aneh tapi dia sosok seorang kakak yang baik dan
penuh tanggung jawab.
Awalnya
aku sangat membenci kakak ku bahkan, pernah sempat tidak mengakui dia sebagai
kakak ku. Ya mungkin aku terlihat jahat sebagai adik. Aku membenci dia karena
beberapa alasan, yang paling utama dia sering mengusik dan mengganggu kehidupan
aku. Apapun yang aku lakukan selalu diperhatikan bahkan selalu salah dimata
kakak ku.
Dia
itu melebihi kedudukan kedua orang tua ku, karena dia paling sering mengatur
dan melarang aku sesuka dia. Apalagi di masa anak SMP dia benar-benar keras
menjaga aku. Disaat dia mau kuliah keluar kota aku merasa senang karena aku
merasa hidup ku akan bebas tanpa kehadiran dia di rumah ku. Bahkan aku sempat
bilang sama dia “Semoga cepat-cepat pergi dan jangan kembali”. Tapi disaat itu
kakakku cuma diam dan gak pernah ngasih respon.
Disaat
dia udah pergi ke Yogyakarta untuk kuliah. Disaat itu aku merasa sedih. Entah
kenapa aku sering menangis kalau melihat fotonya di rumah. Aku merasa semakin
hari suasana di rumah semakin sepi. Karena aku sering nangis dan gak kuat aku
coba tanya kabar kakakku. Disaat itu katanya dia lagi sakit di sana.
Dia
bilang sama aku “ aku jauh disini bukan berarti aku bebas dari orang tua. Aku
di sini bahkan merasa gak enak, buktinya di saat aku sakit gak ada orang tua
yang mengelus dan menjaga ku disaat aku sakit. Aku sadar pada akhirnya aku akan
belajar mandiri hidup dikota orang tanpa ada sosok orang tua disamping ku. Dan
aku selalu merasa sedih karena aku gak bisa didekat mereka untuk menjaga dan
melindungi mereka. Harapan ku untuk saat ini adalah kamu dik, kamu yang sekarang
masih berada didekat orang tua,adik sama keluarga. jadi, kamulah yang harus
menjaga mereka. Aku yang jauh disini cuma bisa berdo’a untuk mereka semua. Selama
ini kakak minta maaf kalau kamu merasa hidupnya gak tenang, merasa kakak selalu
mengatur kamu. Tapi, kamu harus tau dik, kakak berbuat kayak gitu karena kakak sayang
sama adik-adik, kakak gak mau adik-adik kakak akhirnya tidak baik. Dan kenapa
kakak selalu melarang kamu dekat sama cowo karena kakak gak mau dimassa remaja
kamu udah merasakan sakit hati, bahkan kalau bisa adik-adik kakak tidak pernah
merasakan sakit hati. Kakak pengin adik-adik kakak tumbuh besar menjadi
perempuan yang baik dan selalu merasakan kebahagiaan. Karena kalian pantas
mendapatkan kebahagiaan itu”.
Disaat
itu aku udah masuk SMA dan disaat itu pula aku beranjak dewasa. Sedikit demi
sedikit aku mulai sadar maksud dan tujuan kakak ku selama ini. Aku sering
menyalahkan diriku sendiri bahkan aku sangat membenci diriku sendiri. Disaat kejadian
itu aku dan kakak ku semakin akrab dan terbuka.
3
tahun kemudian aku masuk kuliah. Dari awal aku masuk kuliah kakak ku yang
mengurus semuanya karena aku kuliah disatu kota sama kakakku yaitu Yogyakarta.
Awal
aku kejogja aku sering sedih karena aku merasakan apa yang dirasakan kakak ku
pertama kali ke jogja. Ternayata jauh dari orang tua bukanlah hal yang enak. Tapi
semakin hari aku semakin kuat karena aku merasa kakak ku selalu ada buat aku. Karena
kehadirannya disini aku merasa tidak sendiri. Dia adalah sosok kakak yang
menggantikan posisi orang tua ku disini.
Sekarang
cara dia menjaga aku bukan kaya dulu lagi. Sekarang dia banyak diam dalam
menjaga ku. Tapi, diam nya itu mengandung makna. Dia tidak pernah menegur atau
mengatur aku sesuka dia lagi. Karena dia percaya aku bisa menjaga yang baik nya
untuk aku dan yang buruknya ku tinggalkan untukku.
Sampai
saat ini, cita-citanya untuk membahagiakan adiknya selalu dia lakukan. Dia selalu
membantu dan selalu ada buat adiknya. Dia sosok seorang kakak yang keras dan penuh
perjuangan. Satu impian yang saat ini dia usahakan adalah menjadi orang yang
sukses agar bisa membiayai adik-adiknya dan bisa mengurangi beban orang tua
karena prinsip dia orang tua tidak perlu di kasih beban, orang tua perlu
dikasih kebanggaan dan dikasih kebahagiaan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar